PURWOREJO â Dalam upaya mengakselerasi kualitas pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri modern, SMK Negeri 2 Purworejo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory (TEFA) Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding/KKA Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Negeri 2 Purworejo ini menghadirkan narasumber Purwandari, S.Pd., M.Pd., serta dihadiri oleh KASI SMK Cabang DInas Pendidikan IX Provinsi Jawa Tengah, BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta, industri dari PT. Siap Cetak Inspiration Yogyakarta, jajaran manajemen sekolah, para pendidik, dan tenaga kependidikan. Program Bantuan Teaching Factory (TEFA) skema Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding/KKA tahun 2026 difokuskan pada penguatan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Melalui pendekatan ini, ruang kelas di SMKN 2 Purworejo ditargetkan mampu mengadopsi standar dan alur kerja dunia industri secara nyata. Dalam paparan materinya, Purwandari, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya integrasi antara keterampilan teknis (hardskill) dan karakter kerja (softskill) murid.
"Melalui bantuan TEFA ini, kita tidak hanya mengajarkan murid membuat produk atau layanan jasa, tetapi juga membiasakan mereka dengan budaya kerja, berpikir kritis (Deep Learning), serta penguasaan logika digital dan koding yang menjadi fondasi kompetensi masa depan," terang Purwandari dalam sesi pengarahan.
Sosialisasi ini menggarisbawahi beberapa fokus utama implementasi bantuan TEFA tahun 2026 di SMK Negeri 2 Purworejo, antara lain:
Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Menggeser pola belajar hafalan menuju pemahaman konsep yang kuat, penyelesaian masalah (problem-solving), dan kolaborasi berbasis proyek riil.
Penguatan Pembelajaran Koding dan Digital (KKA): Mengintegrasikan kecakapan literasi digital, pemrosesan data, serta logika pemrograman ke dalam mata pelajaran keahlian sesuai konsentrasi siswa.
Peningkatan Kualitas Produk/Jasa Layanan TEFA: Menyelaraskan standar produksi sekolah dengan spesifikasi yang dibutuhkan pasar dan mitra dunia kerja.
Pihak sekolah menyambut baik sosialisasi dan pendampingan program bantuan ini. Implementasi TEFA model baru ini diharapkan mampu memicu inovasi pembelajaran bagi para guru serta mencetak lulusan SMKN 2 Purworejo yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga berkarakter dan adaptif terhadap transformasi digital. Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, SMK Negeri 2 Purworejo berkomitmen penuh untuk merealisasikan seluruh tahapan program bantuan TEFA 2026 demi mewujudkan vokasi yang bermutu dan relevan bagi kemajuan bangsa.